Showing posts with label bahagia. Show all posts
Showing posts with label bahagia. Show all posts

09 January 2014

Alhamdulillah, goes to My Passion


Assalamualaikum sahabat bloger tercinta :)
Saat – saat nilai bermunculan pada setiap mata kuliah pun tiba, kira kira apa hasilnya memuaskan ya semester kemaren ?
Coba positive thinking aja lah, semua yang dilakukan dengan kerja keras dan diterima otak dengan baik pasti bisa menghasilkan yang baik juga. Samalah yaa, kalo diibaratkan “kalo ingin punya pasangan yang baik, maka kita juga harus baik”. Hihiiii ... apa juga hubungannya -_-
Akhirnya hari yang ditunggu tiba, semua nilai mata kuliah satu per satu bermunculan (munculnya lambat, mungkin sekitar 1 minggu lebih). Dan hasilnyaa... Alhamdulillah ya Allah, nilaiku cukup memuaskan. Terimakasih ya Allah nikmatMu sungguh luar biasa :’) Kalo dibongkar bongkar sama semester kemaren ini deh yang terbagus dan hurufnya juga bagus walaupun ada minusnya hehe ^_^



Hal paling yang membuatku bahagia lahir batin ada melihat guratan senyuman dari mami dan papiku tersayang, ya Allah ternyata memang bener kalo kita bisa membuat bahagia orang lain kita akan jauh jauuuuh lebih bahagia. Percuma juga kalo sudah dapetin nilai bagus, banyak uang tapi gak ada orang yang bisa bangga dengan hasil kerja keras kita :) karena itu semua untuk mereka ;) 

Foto ortuku pas mereka mengucap janji setia dan duduk berbahagia di pelaminan 

Semester ini aku berencana untuk ambil 5 matakuliah + skripsi + ngejalani bisnis. Semoga bisa deh manajemen waktu,usaha dan pikirannya. Dan segera selesai juga gelar gandaku, biar cepet cepet wisuda *cukup 5 th saja kuliahnya nti lanjut lagi sekolah* Mudahkanlah segala urusanku ya Allah :’) dan bahagiakan orang orang disekitarku yang menyayangiku karenaMu :)
Amiiin ya Rabb ...

29 October 2012

Makna Pengorbanan (Hari Raya Idul Adha)

Ketika seorang kawan tulus ikhlas menemani kawannya untuk berjuang keras meraih mimpi, menemani semua keluh kesahnya, menemani perjuangannya, mengusapi air mata dan ikut tertawa lepas bahagia. Hingga pelukan mendarat di tubuh ini melampiaskan kepuasan kebahagiannya, itu merupakan kepuasan sendiri . Bukan ?

Ketika orang lain menengadahkan tangan kepada kita, kemudian kita menciptakan obrolan kecil untuk sekedar tahu apa kebutuhannya. Kemudian kita hanya membantu sebisa kita hanya sekedar mengguratkan senyum di bibirnya. Berbagi kisah kesedihan dan rasa bersyukur. Itu merupakan kepuasan sendiri, bukan ?

Ketika kita melakukan apapun hanya untuk memunculkan senyum yang tulus pada bibir kedua orangtua. Hanya ingin menunjukkan bahwa kita adalah anak yang berhasil dan membuat bangga mereka. Mereka bahagia ketika kita bahagia. Itulah ketulusan yang paling tulus dari orang tua kita. Mendekap kita dengan penuh kebanggaan. Itu merupakan kepuasan sendiri, bukan ?

Ketika kita merelakan seseorang yang sangat kita cintai dan sayangi bahagia bersama orang lain dan tertawa bersamanya. Dan kita menghampirinya hanya sekedar ikut berbahagia bersama mereka serta memberikan doa - doa yang terbaik agar mereka menjadi pasangan yang langgeng. Senyum darinya yang walaupun tidak didapatkan saat bersama kita, tapi kita tetap melihat senyum kebahagiaannya . Itu merupakan kepuasan sendiri, bukan ?

Semua pengorbanan yang kita lakukan secara ikhlas merupakan wujud bahwa kebahagiaan itu sederhana. Tidak perlu kita menuntut orang lain membahagiakan kita dengan cara kita, cukup membuatnya menjadi dirinya sendiri dan memilih jalan kebahagiaannya sendiri. Dan kita memberikan mereka memberikan kesempatan. Setitik kebanggaan dari diri ini karena kita telah membuat orang lain bahagia...

"Berkorban bukan berarti kita merunduk tanda menunjukkan kita kalah, tapi dengan berkorban dengan hati yang tulus dan ikhlas, kepuasaan dalam hati ini insyaallah akan terpenuhi dan melahirkan kebahagiaan yang kekal dan abadi :D "


SELAMAT HARI RAYA "Qurban" IDUL ADHA 
10 Zulhijjah 1433 H
26 Oktober 2012


By : Amelindha Vania :)

17 September 2012

Kenapa Aku Cemburu ?

*nada sms berbunyi*
Ada satu pesan yang muncul di balik layar handphoneku. Teman akrab laki - laki yang sudah ku anggap (saat itu) seperti saudaraku sendiri. Di samping ia memiliki usia yang lebih muda dariku, tingkah lakunya unik layaknya seorang anak kecil yang selalu ingin tersenyum dan tertawa bahagia menghibur kawan - kawannya walaupun terkadang dia tidak berpikir bahwa gurauannya itu menjadi malapetaka baginya ketika beberapa kawan tersinggung dengan candaanya.

Aku anggap itu hal biasa, sifat yang unik yang selalu membuatku tertawa terpingkal - pingkal dan terkadang merasa kesal sendiri "Kenapa dia bilang kaya' gitu ? -_-" . Ada banyak anggapan tentang dia tapi pada intinya 
Dia ingin membuat semua orang bahagia .

Pesan tersebut berisikan pertanyaan kabar "lagi apa ?" "sudah makan?" "lagi dimana?"
Pertanyaan tersebut merupakan kesenangan tersendiri untukku karena sudah berlarut - larut oleh waktu, orang yang seharusnya menanyakan demikian malah mengacuhkanku dengan berbagai kesibukannya.
Rasa heran menghinggapi batinku "Mengapa dia seperhatian ini padaku ? padahal sebelumnya dia biasa saja" tanpa basa basi aku pun membalas SMS nya.
Tanpa sadar aku mulai terbiasa dengan nada sms yang aku dengar setiap hari dengan pengirim yang sama. Terkadang batinku berkata "Apa kamu menyukaiku?"
Hal itu terkuak ketika kami dengan kawan kawan bersama menuju salah satu tempat hiburan di salah satu kota di Jawa Timur. Hatiku berkecamuk ketika dia dirayu oleh kawanku yang tidak lain kawannya dia juga. 
Aku tahu itu adalah kebiasaan mereka menggodaimu, secara kamu adalah "penghibur" bagi kita. Tapi kenapa aku iri ketika kamu menggoda dia balik. Apa ada yang salah dengan sikapku ini ? 
Ketika hendak pulang dari tempat rekreasi tersebut, kawan - kawan menggodanya lagi dengan memintanya untuk berkenan memboncengnya. Seraya amarahku memuncak walaupun tidak tersirat rasa itu sedikitpun di wajahku.
Dengan cara berjalanku yang penuh dengan amarah dan kecemburuan aku pun menghampiri kawan laki - lakiku yang lain dan memintanya untuk memboncengku.
Pada suatu ketika, kawannya memberitahukanku bahwa orang yang selama ini menjadi obyek kecemburuanku menyukaiku dan mulai sayang padaku.
Aku tersentak .........  Aku kaget ............ Aku tak tahu harus bagaimana......
Aku selalu mengelak untuk bersanding dengannya tapi kenapa aku mengelak sedangkan aku selalu cemburu bila dia digoda oleh wanita lain.
Ada apa dengan perasaanku ini ?
Kenapa aku cemburu ?

30 June 2012

We're Perfect Two


THIS IS FOR YOU :3

You loved me many more and me too (second chance)

07 November 2011

Selepas Sholat Id

       Kemaren tepatnya tanggal 6 November 2011 dimana hari itu adalah hari semua umat muslim merayakan Hari Raya Kurban / Idul Adha . BAHAGIA ?? itu pasti . Karna pas disaat aku lagi "sendiri dan menjomblo . Mamiku menghiburku dengan ngajak foto foto bareng layaknya sepasang sahabat yang sangat akrab. Rasanya lebih indah daripada menghabiskan waktu bersama orang lain alias pacar (dulu) . "Tanpa terasa menghabiskan waktu bersama orang tua, lebih menyenangkan daripada bersama kekasih" . Mungkin dalam pikiran orang - orang atau kebanyakan remaja sekarang, mereka gengsi keluar atau jalan sama orang tuanya sendiri, padahal di dalam hati terasa ada kebanggaan sendiri dan mengatakan INILAH AKU DENGAN ORANG TUA YANG SAYANG PADAKU, KAMU ? 

Dan ini aku dengan hasil jepretan tangan lembut mamiku beserta HPnya :))